BIOFARMASETIKA
Buku Biofarmasetika berisi tentang penjelasan yang mendalam mengenai ruang lingkup biofarmasetika dan arti penting dalam pemilihan, pengembangan dan pemakaian sediaan obat serta mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi profil ketersediaan hayati suatu zat aktif dan atau metabolitnya. Pemahaman tersebut kemudian digunakan untuk meningkatkan aktivitas farmakologi dan terapetik obat setelah diterapkan di klinik. Faktor biofarmasetika obat yang mempengaruhi ketersediaan obat antara lain sifat fisikokimia obat, formulasi dan teknologi, dan faktor fisiologi organ tubuh. Untuk itu perlu pemahaman tentang dasar fisiologi perjalanan dan nasib obat dalam tubuh meliputi transport melewati membran, absorpsi dan faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas obat. Hubungan antara bentuk sediaan dan aktivitas farmakologi dan terapetiknya ditinjau dari beberapa rute pemberian obat yaitu peroral, injeksi, kulit, rektal, vaginal, mata, nasal, dan paru-paru, serta sediaan pelepasan termodifikasi dan sistem tertarget. Selain itu juga dibicarakan tentang korelasi in vitro-in vivo pada penelitian biofarmasetika, Biopharmaceutical Classification System (BCS), Biopharmaceutics Drug Disposition Classification System (BDDCS), pengujian bioavailabilitas dan bioekuivalensi serta dampak kualitas produk obat dan biofarmasetika pada kemanjuran klinis dengan metode case based.
Detail Buku :
- Penulis : Mikhania Christiningtyas Eryani.
M. Hilmi Afthoni.
Hery Diar Febriyanto.
Lina Winarti. - Tebal Hal : 200 halaman
- Ukuran Buku : 16*23 cm
- Harga Buku : Rp. 66.500,-
- Isi : Hitam Putih



